Posted in Balikpapan

Krisis Air di Balikpapan #1

Waduk Mulai Mengering

Sejak sebelum lebaran 2014 sudah santer terdengar isu bahwa kota Balikpapan akan mengalami krisis air yang disebabkan karena waduk Manggar yaitu salah satu waduk sumber air baku PDAM rusak/rembes dan harus diperbaiki. Untuk memperbaikinya ketinggian air harus diturunkan sampai batas tertentu. Dengan menurunkan ketinggian permukaan air waduk,otomatis mengganggu supply air PDAM ke pelanggan. Di beberapa tempat sejak sebelum lebaran Idul Fitri sudah mengalami mati air secara bergiliran. Untungnya sekitar bulan Juni,Juli dan pertengahan Agustus curah hujan di kota Balikpapan cukup tinggi,sehingga tidak sampai terjadi kekeringan. Memasuki pertengahan sampai akhir Agustus tidak ada hujan sama sekali sampai pertengahan Oktober (nyaris dua bulan). Waduk Manggar permukaan airnya semakin menurun . Diikuti oleh waduk-waduk lainnya seperti Waduk Sungai Wain yang merupakan sumber air bagi PT.Pertamina dan Komplek Perumahan di sekitar Pertamina. Krisis air di Waduk Sungai Wain ini sangat terasa dampaknya, mesjid Istiqomah tempat saya dan teman-teman mengikuti majelis ta’lim ibu-ibu tidak ada air,sehingga untuk menyediakan air untuk wudhu dan lain-lain mesjid mendatangkan tangki air. Menurut sebagian besar teman-teman yang sudah mengalami mati air, harus antri sampai dua hari untuk memesan mobil tanki air yang setiap tanki harganya mencapai 250-300 ribu rupiah. Di sekolah anak-anak pun tidak ada air, anak-anak SMP Patra Dharma yang jam pulangnya pk 15.00 diwajibkan membawa bekal air ke sekolah sebanyak 2 botol ukuran botol air mineral ukuran 1,5 liter untuk cebok dan wudhu. Sedangkan untuk anak-anak SD PD 3 pihak sekolah membeli air dari mobil tanki setiap dua hari sekali,namun biasanya dalam sehari air akan habis dikarenakan jumlah warga sekolah yang lumayan banyak. Akibatnya wc menjadi bau….karena anak-anak buang air tidak dibanjur,dan ketika shalat dzuhur anak-anak diajarkan untuk bertayamum.
Memasuki bulan Oktober BMKG meramalkan bahwa setelah Hari Raya Idhul Adha akan turun hujan. Tetapi ramalan ini meleset,karena Kota Balikpapan mendapat kiriman kabut asap dari kebakaran hutan di Kalimantan Tengah dan Selatan. Kabut asap ini mengikat air yang sudah berbentuk awan di angkasa,sehingga awan yang tadinya berisi uap air yang hendak turun menjadi hujan,tidak jadi turun.

……bersambung……

Advertisements

Author:

seorang ibu, suka membaca,menulis, jalan-jalan, mencoba berbagai kuliner, olah raga, dan sangat mendukung pemberian ASI eksklusif serta penggunaan obat secara rasional /RUM (Rational Use of Medicine)

Terima kasih ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s