Posted in Uncategorized

Berlibur Di Atas K.M. Bukit Siguntang (Balikpapan-Tarakan-Nunukan) #7

semayang PELNI- KM. BUKIT SIGUNTANG (1)

Sejak kapal mulai berlayar dari Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, berulang kali terdengar pengumuman dari speaker ABK mengingatkan para penumpang untuk menjaga barang-bawaan dan waspada terhadap copet. Sampai subuh menjelang entah sudah berapa puluh kali peringatan ini diumumkan melalui speaker.

Diperkirakan dari Pelabuhan Tunon Taka Nunukan kami akan tiba di Pelabuhan Semayang Balikpapan pada Rabu, 25 Juni 2014 malam. Artinya seharian kami akan berada di atas kapal. Cuaca hari itu di atas kapal sangat cerah. Setelah shalat subuh kami berjalan-jalan menyusuri dek luar, melihat-lihat aktivitas yang dilakukan oleh para penumpang.

Penumpang yang naik kapal dari Pelabuhan Tunon Taka Nunukan banyak yang membawa ayam dan burung. Hewan-hewan tersebut diikat di dek luar, kalau burung dimasukkan ke dalam kardus. Sesekali kami berkenalan dengan sesama penumpang atau tukang jualan yang ada di dek luar. Kami ngobrol ngalor ngidul sambil menikmati perjalanan di atas kapal laut ini.

Tak terasa waktu berlalu, pukul 17 WITA kami makan menikmati makan malam terakhir di restoran kapal. Setelah makan malam dilanjutkan shalat magrib yang dijama’ dengan shalat isya berjamaah di mushola kapal. Ketika akan shalat magrib, air mati tidak mengalir. Untungnya kami berempat sudah mandi dan sempat menampung air di ember yang disediakan di dalam kamar mandi kamar kami, jadi kami masih bisa berwudhu. Selesai shalat, kami kembali ke kamar untuk membereskan barang bawaan kami. Anak-anak terlihat sedih karena sebentar lagi akan meninggalkan kapal. Rencananya kapal akan tiba di Pelabuhan Semayang Balikpapan pada pukul 22 Wita. Kami berempat keluar kamar ke dek luar, langit berwarna hitam dihiasi ratusan bintang yang menghampar di langit. Dari kejauhan terlihat lampu-lampu dari rig dan beberapa kali kami berpapasan dengan kapal lain, kapal tersebut terlihat terang benderang dihiasi lampu-lampu. Kami berempat menikmati pemandangan malam itu. Semakin dekat dengan pelabuhan anak-anak semakin sedih enggan turun dari kapal.

Pengalaman pertama kali naik kapal laut meninggalkan kesan yang mendalam untuk anak-anak. Meskipun kapal yang kami naiki jauh dari kesan mewah layaknya kapal pesiar yang memiliki banyak fasilitas. Meskipun kami harus berdesak-desakan ketika akan naik maupun turun kapal. Meskipun di dalam kapal penuh dengan penumpang serta barang bawaannya. Namun kami benar-benar menikmati semuanya dengan perasaan penuh syukur alhamdulillah.

Tepat pukul 22 Wita kapal berlabuh di Pelabuhan Semayang Balikpapan……akhirnya kami kembali ke Balikpapan. Seperti biasa kami harus antri untuk turun dari kapal. Pelabuhan malam itu sangat ramai. K.M. Bukit Siguntang akan berlayar kembali menuju Pare-Pare.

Sampai seminggu setelah naik kapal, di daratan saya dan anak-anak masih terasa bergoyang-goyang seperti di dalam kapal 🙂

-Tamat-

Advertisements

Author:

seorang ibu, suka membaca,menulis, jalan-jalan, mencoba berbagai kuliner, olah raga, dan sangat mendukung pemberian ASI eksklusif serta penggunaan obat secara rasional /RUM (Rational Use of Medicine)

2 thoughts on “Berlibur Di Atas K.M. Bukit Siguntang (Balikpapan-Tarakan-Nunukan) #7

Terima kasih ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s