Posted in #NulisRandom2015, Jalan-Jalan

Berkunjung Ke Kota Bontang | #NulisRandom2015

peta bontang
image : http://www.antaranews.com

Apakah pernah mendengar  PT. Badak NGL ? Pupuk Kalimantan Timur (PKT) ? Tim sepak bola Bontang FC? Atau mungkin pernah nonton film “12 Menit” (tayang di bioskop  sekitar bulan Januari 2014, dibintangi oleh artis cantik Titi Rajo Bintang) yang menceritakan tentang perjuangan anak-anak marching band berlaga di ajang kompetisi bergengsi marching band tingkat nasional?

Yang saya sebutkan di atas itu semua berasal dari Bontang. Sebuah kota kecil yang sangat cantik dan bersih  di Kalimantan TImur. Jaraknya dari Balikpapan sekitar 238km atau kalau menggunakan kendaraan roda empat dapat ditempuh selama 7 – 8 jam.

Tanggal 1 Mei 2015 saya sekeluarga berlibur ke kota Bontang. Kami berangkat dari Balikpapan pukul 7 pagi menggunakan mobil pribadi dan suami saya sebagai sopirnya. Perjalanan menuju Bontang ditempuh melalui jalur ke kota Samarinda. Rute perjalanan ke Samarinda ada di sini dan di sini . Setelah masuk kota Samarinda perjalanan dilanjutkan dengan mengambil jalur ke arah Bontang . Alhamdulillah kondisi jalan dari Balikpapan-Samarinda-Bontang beraspal bagus, jalannya berkelok-kelok naik-turun, sepi nggak banyak kendaraan melintas, dan di kanan kiri jalan kami disuguhi pemandangan pepohonan rindang dan indah. Oh iya dari Samarinda-Bontang jalanan cukup mulus, tetapi harus waspada karena terdapat lubang-lubang di pinggir jalan dan di beberapa jalan menurun, jadi meskipun sepi dan mulus, ga boleh  ngebut ya!

11402771_10205854480654858_3005201260329229833_o
Menu di RM. Kenari (dokumen pribadi)

Di jalan Poros Samarinda-Bontang kurang lebih 2 jam sebelum masuk kota Bontang, ada Rumah Makan Kenari, sebuah area istirahat, ada pom bensinnya juga. Kami beristirahat sejenak di RM. Kenari untuk santap siang. Tempat makannya berbentuk saung/gubuk, kita bisa duduk lesehan di dalamnya. Rasa makanannya bersahabat di lidah dan harganya nggak mahal. Ini menu makanan yang ada di RM. Kenari :

1421048_10205854071884639_3743522634150414046_o (1)
makan di saung/gubuk

Setelah beristirahat di RM. Kenari, kami melanjutkan perjalanan menuju Bontang. Alhamdulillah pukul 14 wita kami tiba di kota Bontang.

Bontang adalah sebuah di Kalimantan Timur. Kota ini terletak di jalur lintas Kalimantan, berbatasan langsung dengan Kabupaten Kutai Timur dan berhadapan langsung dengan Selat Makassar. Letak geografisnya 0.137° LU dan 117.5° BT. Kota Bontang dianugrahi kekayaan alam yang sangat besar terutama gas alam cair (LNG).  Ada  dua  perusahaan raksasa di kota cantik ini, yaitu PT. Badak LNG dan PT. Pupuk Kalimantan Timur sebagai penghasil pupuk urea dan amoniak. Berbagai fasilitas moderen lengkap tersedia, mulai dari fasilitas perumahan bagi karyawan, tempat olahraga, rekreasi, taman bermain, rumah sakit hingga hotel berbintang. Kedua perusahaan besar itulah tulang punggung perkembangan perekonomian kota ini. Keberadaan perusahaan raksasa itu punya andil dalam meningkatkan kegiatan perdagangan dengan munculnya kebutuhan baru akan komoditas keperluan hidup sehari-hari. Luas wilayah Bontang, kurang-lebih 49.757 Ha yang terdiri dari daratan seluas kurang-lebih 14.780 Ha dan lautan seluas 34.977 Ha. Artinya wilayah Bontang didominasi oleh laut. (Sumber : Wikipedia dan bontangkota.go.id)

11406338_10205854036203747_5929649446148240845_o (1)
Hotel Bintang Sintuk (dokumen pribadi)

Setibanya di Kota Bontang, kami lansung menuju hotel Bintang Sintuk yang terletak di Jl. Urea, Komp. Kawasan Lapangan Golf Sintuk PKT, Bontang, Kalimantan Timur telp. (0548) 26268. Hotel ini berada di dalam komplek PT. Pupuk Kaltim. Sebelumnya kami sudah booking kamar di hotel ini. Kami memilih hotel Bintang Sintuk karena di hotel ini ada fasilitas kolam renangnya. Sebagai informasi, kolam renang yang ada di hotel ini adalah fasilitas milik PKT, jadi lokasinya ada di luar hotel, dekat aja sih cuma diseberangnya tinggal jalan kaki. Kalau tamu hotel mau berenang, harus meminta tiket berenang terlebih dahulu di bagian resepsionis hotel.

11406181_10205854031603632_862921147803123326_o (1)
Pelangi di Kota Bontang (dokumen pribadi)
11406313_10205854033083669_6158680815437122660_o
lapangan golf Pupuk Kaltim (dokumen pribadi)

Malam harinya kami berkeliling kota Bontang, dan tiba waktu makan kami makan malam di pujasera yang letaknya berada di dalam komplek PT. Pupuk Kaltim, namanya Pujasera PKT alamatnya di Jl. Alamanda Kompleks Pupuk Kaltim, di samping Stadion Mulawarman.  Ada live music di panggung hiburan yang menemani kita menyantap hidangan makan malam. Di sini terdapat puluhan jenis makanan dan minuman yang bisa kita pilih. Mulai dari makanan khas Bontang, mpek-mpek, baso tahu, sate, martabak, nasi goreng, dan masih banyak lagi, sampai saya bingung pengen mencicipi semuanya…hahaha…rakus amat sih loe!

11415475_10205854428133545_2575627047690585126_o
Pujasera PKT

Akhirnya pilihan saya jatuh pada menu makanan khas Bontang, yaitu Ikan Gammi Bawis. Apaan tuh? Gammi  dalam bahasa Bugis atau Kutai berarti sambal. Gammi bawis berarti ikan bawis yang dimasak lalu dicampur dengan sambal dan disajikan menggunakan hotplate agar suhu panasnya terus terjaga. Bumbunya sendiri seperti bumbu rica-rica. Sedangkan ikan bawis adalah ikan laut yang hanya ditemukan di sekitar perairan wilayah Bontang.  Rasanya enak, cocok dengan lidah kami sekeluarga. Ini adalah penampakan makanan yang bernama Gammi Bawis :

11402279_10205854482294899_1943278017248553549_o
Ikan Gammi Bawis makanan khas Bontang (dokumen pribadi)

bersambung...

Advertisements

Author:

seorang ibu, suka membaca,menulis, jalan-jalan, mencoba berbagai kuliner, olah raga, dan sangat mendukung pemberian ASI eksklusif serta penggunaan obat secara rasional /RUM (Rational Use of Medicine)

2 thoughts on “Berkunjung Ke Kota Bontang | #NulisRandom2015

  1. walopun blm prnh ke bontang, tapi kota ini udh melekat bgt sjk aku umur 2 thn 😀 krn nama Bontang itu dijadiin nama jalan di komplek perumahan PT ARUN LNG, lhokseumawe aceh utara 😉 Aku kbtulan 18 thn tinggal di komplek itu krn papaku kerja di PT Arun.. Jd jalan2 di komplek arun diksh nama pakai nama kota yg jg penghasil LNG mba ;). Bontang, balikpapan, sungaigrong, dumai, tarakan, plaju…

    aghhhh aku jd kgn ama arun 😦

    Liked by 1 person

Terima kasih ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s