Posted in #NulisRandom2015, Jalan-Jalan

Bertemu Hiu Bambu di Pulau Beras Basah | Bontang | #NulisRandom2015

beras basah
Pulau Beras Basah Bontang (dokumen pribadi)

Malam itu setelah puas makan malam di pujasera komplek PKT kami kembali lagi ke hotel. Kami berempat sudah ngantuk sekali kecapekan habis perjalanan selama 8 jam dan juga jalan kaki keliling-keliling di Kampung Laut.  Besok kharus bangun pagi-pagi karena kami  akan ke Pulau Beras Basah.

Pulau Beras Basah adalah salah satu destinasi wisata di kota Bontang. Untuk menuju ke sana membutuhkan waktu 1 jam menggunakan kapal, bisa dari pelabuhan Tanjung Laut atau dari Pantai Marina (ini khusus untuk keluarga besar PT. Badak LNG). Pulau Beras Basah ini adalah sebuah pulau kecil yang luasnya kira-kira 5 Ha berpasir putih dan dikelilingi pohon kelapa. Letaknya di di perairan sebelah timur Selat Makassar. Nama “Beras Basah” konon menurut cerita rakyat penduduk setempat berasal dari kata “beras” dan “basah”. Dulu ada kapal dari kesultanan Kutai yang sedang berlayar di selat Makassar. Kapal tersebut membawa berbagai bahan makanan sebagian besar adalah beras. Kapal tersebut tiba-tiba karam dan bahan makanan yang diangkut tumpah. Karena perairan tempat kapal itu karam merupakan perairan dangkal, beras yang tumpah ke laut tidak tenggelam. Lalu muncul ke permukaan seperti gundukan, lama-lama gudukan beras tersebut berubah menjadi sebuah pulau kecil berpasir putih. (Sumber : wikipedia)

11336880_10205867925230964_6141008663702952931_o
Pelabuhan Tanjung Laut Bontang (dokumen pribadi)

Untuk menuju ke Tanjung Laut, suami dipandu oleh GPS nggak susah kok, soalnya Bontang kota kecil. Setibanya di pelabuhan Tanjung Laut mobil diparkir di tempat parkir khusus untuk pengunjung yang akan menyeberangi laut menggunakan kapal.  Turun dari mobil ada bapak-bapak yang mendatangi kita, dia mengarahkan kita ke bandar penyewaan kapal. Kami menyewa sebuah kapal yang kapasitasnya 7 orang, harganya Rp 500.000,- bisa patungan sama orang lain yang mau sekapal dengan kita dan waktu sewanya seharian penuh sampai sore. Di dalam kapal tiap-tiap penumpang diberikan life jacket. Waktu tempuh dari pelabuhan Tanjung Laut ke Pulau Beras Basah adalah 1 jam. Kita membawa bekal minuman dingin, roti dan cemilan lainnya. Nggak lupa bawa baju ganti, peralatan berenang, peralatan mandi, dan sun block.

11115238_10205867918230789_2279363830019107168_o
berenang di pantai yang airnya bening

Lepas dari pelabuhan Tanjung Laut, kami bertemu beberapa pulau di perairan Selat Makassar ini. Dan setelah 1 jam berlayar, akhirnya dari kejauhan kami melihat sebuah pulau kecil, di ujungnya terdapat sebuah mercu suar berwarna putih menjulang tinggi, pohon-pohon kelapa di bagian pinggir pantainya, pasir putih, ada beberapa buah banana boat dan beberapa  kapal yang sedang berlabuh di sebuah dermaga kecil. Yeaaaaayy!! Sudah sampai di Pulau Beras Basah. Turun dari kapal, kami naik ke dermaga. Kami disuguhi pemandangan yang luar biasa. Laut, pulau-pulau,hamparan pasir putih….indaah sekali. Di dermaga ini banyak orang yang loncat ke laut untuk snorkling.

11224610_10205867923550922_4362317232339191628_o
berenang bersama ikan-ikan kecil dan bintang laut

Kami menyewa sebuah tempat berteduh beralaskan terpal seharga Rp 100.000, bisa dipakai sepuasnya sampai sore. Anak-anak udah nggak sabar ingin segera nyemplung ke laut. Airnya bening sekali, banyak ikan kecil-kecil berenang kesana-kemari  dan ada banyak bintang laut juga. Di pantai ini nggak ada ombak, mungkin karena letaknya bukan di laut lepas. Jadi nggak khawatir anak-anak berenang sampai ke tengah.  Mereka sibuk sekali mengejar-ngejar ikan dan mengumpulkan bintang laut. Bermain pasir, bahkan sampai mengubur diri mereka di dalam pasir. Ketika sedang asyik bermain, tiba-tiba ada seekor ikan ukurannya lebih besar dari pada ikan-ikan kecil yang ada, warnanya coklat totol-totol putih berenang mendekati anak-anak.

hiu bambu
hiu bambu

Bentuknya seperti ikan hiu, tapi nggak buas dan kayaknya udah biasa berenang dengan manusia. Untuk kenang-kenangan, anak-anak berfoto dengan ikan ini. Belakangan kita baru tahu kalau ikan yang kita temukan di pantai Beras Basah itu adalah ikan hiu bambu. Ada beberapa hiu bambu yang berenang di pantai pada saat kami berada di sana. Ikan hiu bambu atau  hemiscyllium halamahera berasal dari perairan di kepulauan Halmahera Maluku.  Hidup di perairan tropis. Merayap di dasar laut dengan siripnya. Makanannya ikan kecil-kecil. Waaaa……keren yahhh bisa berenang bareng ikan hiu bambu. Ini pengalaman yang tak terlupakan buat kami sekeluarga.

11416392_10205867917150762_5939348400845224803_o
dermaga Pulau Beras Basah Bontang

Waktu sudah semakin siang, nggak terasa kita sudah bermain air di pantai selama 5 jam…hohoho… Waktunya untuk pulang. Perbekalan yang dibawa sudah habis, perut terasa keroncongan karena belum makan siang. Di Beras Basah nggak ada restoran, adanya warung-warung kecil yang menjual aneka minuman, cemilan dan mie instan. Sebelum pulang kita mandi dulu di kamar mandi umum yang ada di sekitar pulau. Kamar mandinya sederhana sekali, bentuknya kotak dari kayu. Nggak ada keran air hanya ada ember dan gayung, sedangkan  airnya harus beli (di sana nggak ada instalasi air PDAM).  Di dekat kamar mandi ada banyak tukang jualan air untuk mandi. 1 dirigen harganya Rp 5.000,- kita membeli 4 dirigen untuk 3 orang, cukup kok.
Sebetulnya masih betah sekali bermain-main di pulau cantik ini. Sayang sudah waktunya untuk pulang. Kami kembali ke kapal berlayar menuju pelabuhan Tanjung Laut. Bye-bye Pulau Beras Basah….

…bersambung…

Advertisements

Author:

seorang ibu, suka membaca,menulis, jalan-jalan, mencoba berbagai kuliner, olah raga, dan sangat mendukung pemberian ASI eksklusif serta penggunaan obat secara rasional /RUM (Rational Use of Medicine)

2 thoughts on “Bertemu Hiu Bambu di Pulau Beras Basah | Bontang | #NulisRandom2015

Terima kasih ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s