Posted in #NulisRandom2015, Jalan-Jalan

Tugu Khatulistiwa Santan Ulu | Bontang | #NulisRandom2015

11162065_10205874417153258_1794429630568855759_o
Tugu Equator Santan Ulu (dokumen pribadi)

Setelah puas bermain di pulau Beras Basah, kami kembali ke pelabuhan Tanjung Laut. Setibanya di pelabuhan kami langsung mencari tempat makan siang, karena perut udah keroncongan banget. Tempat makan pilihan kami jatuh pada sebuah rumah makan yang menyajikan sate kambing dan tongseng. Namanya R.M. Prasaja yang ada di Jl. Letjen Suprapto No. 15 Bontang. Katanya di rumah makan ini sate dan tongseng kambingnya terkenal enak. Ternyata ngga cuma sate dan tongseng kambing, ada lele bakar, dan ayam bakarnya juga, dan rasanya enak banget walaupun harganya agak mahal dikit… 🙂

11412121_10205874417073256_8181603111076612149_o
Rumah Makan Prasaja (dokumen pribadi)
11402382_10205874450914102_721250075927831353_o
sate dan tongseng kambing RM. Prasaja

Sebetulnya pulang dari pulau Beras Basah kami berempat capekkkkk banget, tapi anak-anak belum nyobain berenang di hotel dan mereka penasaran banget ingin berenang…hadeuuuh. Setelah shalat dan istirahat sebentar di kamar, untuk mememnuhi keinginan anak-anak, kami berempat pergi ke kolam berenang. Ada tiga kolam yag tersedia : kolam renang standar internasional, kolam renang untuk anak-anak, dan kolam renang yang kedalamannya 1,5m. Kami berenang di kolam sampai pukul 17.30 karena ada pengumuman dari petugas kolam semua pengunjung harus berhenti berenang, mungkin kolamnya mau tutup karena sudah sore.

Malamnya kami nggak kemana-mana…..capekkkk bangeet! Harus segera istirahat karena besok rencananya berangkat pagi-pagi pulang ke Balikpapan.

Keesokan paginya kami berempat bangun subuh, lalu shalat dan beberes sambil menunggu waktu sarapan pagi di restoran buka. Beres sarapan kami chek out dari hotel dan langsung meluncur ke Balikpapan. Bakalan melalui 8 jam perjalanan nih, bismillah…..

Tiga puluh menit keluar dari kota Bontang, kami mampir sebentar di Tugu Equator Santan Ulu. Letaknya di pinggir jalan poros Samarinda-Bontang. Bontang adalah salah satu tempat letaknya titik equator di Indonesia.

Equator-Location
sumber : http://www.bloggerborneo.com

Tugu Khatulistiwa/ Tugu Equator ini berada di Desa Santan Ulu Kecamatan Marang Kayu, kabupaten Kutai Kartanegara.

Tugu Khatulistiwa Santan Ulu atau Tugu Equator Santan Ulu adalah sebuah tugu penanda garis imajiner khatulistiwa yang berlokasi di atas bukit yang tidak jauh dari pinggir jalan raya Bontang – Samarinda KM 25 Santan Ulu Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur.

Bangunan utama tugu khatulistiwa Santan Ulu berbentuk segi delapan dengan setiap sisinya memiliki pintu yang berdiri di atas lahan 2 Ha. Bangunan tersebut memiliki tinggi kurang lebih 30 meter. Di puncak bangunan berbentuk seperti 2 buah cincin yang bergabung membentuk bola dunia dan ditengahnya terdapat arah mata angin dan posisi persis lokasi ini berdasar garis bumi, 00′ 00’ 00′ dan 117′ 21’ 47′ Bujur Timur, ini menunjukkan posisi  Tugu Khatulistiwa saat ini berada pada 0 derajat, 0 menit, dan 0 detik Lintang Utara, 117 derajat, 21 menit, 47 detik bujur Timur. Disini juga digambarkan peta bumi dengan garis katulistiwa berwarna merah. Garis ini mempertegas kalau itu adalah garis tengah bumi sesungguhnya. Letak garis merah ini persis disebelah tempat parkir. Selain di tempat parkir, di jalan raya yang menghubungkan Samarinda dan Bontang juga digambarkan peta yang sama. Garis merah juga dibuat membelah peta tersebut untuk mempertegas garis tengah bumi. Jadi jika kita melintas di jalan tersebut, kita akan sadar bahwa telah melewati garis tengah bumi menuju belahan bumi yang lain.di bawah tugu terdapat beberapa tanda yang menunjukkan jarak ke kota-kota besar yang ada di dunia seperti jarak dari tugu ini ke Jakarta, Singapura, bahkan jarak ke Washington tertulis disini.Dan sebuah prasasti peresmian terdapat di bagian bawah bangunan. Dari atas bangunan ini kita bisa menikmati hijaunya pepohonan yang ada di sekeliling terhampar luas. Jalan poros Bontang-Samarinda juga terlihat berkelok naik turun terlihat dari sini. Bahkan tangki-tangki PT Badak pun terlihat jauh diujung pandangan

Tugu Khatulistiwa ini adalah hasil Karya Bakti Latsitarda Nusantara XIV yang diresmikan pada tanggal 2 Juli 1993 olehPanglima ABRI Jenderal TNI Faisal Tanjung. Kemudian direnovasioleh PT. Kaltim Methanol Industri denganKodim 0908 Bontang dan diresmikan pada Tanggal 24 Maret 2011 oleh Rita Widyasari,S.Sos.,MM Bupati Kutai Kartanegara, Aries Martanto Danrem 091/ Aji Surya Natakesuma, Toshiya Taniguchi Direktur Utama dan Wardijasa Presiden Komisaris PT. Kaltim Methanol Industri.

Ada peristiwa alam yang penting di sekitar tugu khatulistiwa / tugu Equator saat terjadi titik kulminasi matahari, yaitu fenomena alam ketika matahari tepat berada digaris khatulistiwa. Titik kulminasi matahari atau Ekinoks, terjadi setahun dua kali tepatnya pada tanggal 21-23 Maret dan 21-23 September. Pada saat itu posisi matahari akan tepat berada diatas kepala, sehingga menghilangkan bayangan tugu khatulistiwa dan semua bayangan benda benda di sekitarnya.

11402634_10205874417113257_8025796189657505503_o
Saya di depan Tugu Khatulistiwa Santan Ulu

 

Tugu ini sepi, hanya dijaga oleh penduduk setempat yang bermukim di dekat tugu. Saya bertemu dengan salah seorang penduduk yang sedang mencari ubi, lalu  kami ngobrol-ngobrol tentang tugu khatulistiwa ini, kebetulan ibu ini tahu banyak informasinya. Seru sih, karena merasakan langsung berdiri di titik nol derajat dan dari cerita ibu itu kami berempat baru tahu setiap tahun di titik equator ada peristiwa “Hari Tanpa Bayangan”. Kami mampir sebentar saja di sini, setelah foto-foto, kami melanjutkan perjalanan ke Samarinda.

Demikian catatan perjalanan saya dan keluarga berlibur ke kota Bontang. Alhamdulillah perjalanan berjalan lancar sekali. Meskipun jadwalnya padat dan terasa capek, kami berempat merasa senang sekali bisa tahu kota Bontang dan pariwisata yang ada di sekitarnya.

sumber : wikipedia, http://beritaiptek.istecs.org/hari-kulminasi-matahari/

– tamat –

 

Advertisements

Author:

seorang ibu, suka membaca,menulis, jalan-jalan, mencoba berbagai kuliner, olah raga, dan sangat mendukung pemberian ASI eksklusif serta penggunaan obat secara rasional /RUM (Rational Use of Medicine)

2 thoughts on “Tugu Khatulistiwa Santan Ulu | Bontang | #NulisRandom2015

Terima kasih ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s