Posted in Balikpapan

Perpisahan Dengan Si Kasur Butut (Serial Kasur Butut #6 -Tamat)| #NulisRandom2015

Dan (ingatlah juga), tatkala Rabbmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih” (Qs. Ibrahim: 7)

Tinggal beberapa hari lagi saya tidur di kasur butut. Kasur yang sudah setia menemani kami selama empat tahun hidup di Balikpapan. Akhirnya kita harus berpisah karena keluarnya SK mutasi pak suami.  Berbagai suka dan duka telah kita lewati bersama selama ini.

Tidur ditemani oleh si kasur butut nggak hanya sekedar tidur semata. Banyak makna di balik kisah si kasur butut ini. Ya, lewat si kasur butut saya banyak belajar bagaimana menjadi istri yang bisa menerima keadaan suami apa adanya. Membiasakan diri untuk bisa survive dimana saja bersama suami, meski harus tidur di atas kasur butut sekalipun. Bukan bagus atau butut kasurnya, tapi kebersamaan kami sebagai keluarga, susah dan senang dihadapi bersama-sama.

Membuat saya banyak-banyak bersyukur atas nikmat yang Allah limpahkan kepada saya dan keluarga. Barang siapa yang bersyukur, maka Allah akan tambahkan nikmat kepada kita. Berulang kali ingin sekali punya kasur baru, namun saya belum diijinkan berpaling ke lain hati dari si kasur butut. Saya hanya bisa bersyukur salah satunya dengan cara merawat si kasur butut dengan baik. Kasur butut ternyata kalau dirawat secara baik masih layak digunakan sampai SK mutasi keluar.

Awalnya saya takut tidur di kasur yang butut begini. Karena saya dan si sulung ada alergi debu, kasur ini busanya sudah rusak, kalau sarung kasurnya dicuci busanya ngaburudul alias berhamburan bikin kami batuk. Belum lagi gimana kalau ada tumila atau tunggau, bisa-bisa gatal badan saya. Eh, tapi kok semua kekhawatiran saya nggak terbukti. Selama empat tahun kami baik-baik saja, sehat wal afiat tidur di atas kasur butut ini 🙂 alhamdulillah.

Dan ternyata nikmat aja sih tidur di kasur butut, bahkan saya suka susah tidur kalau nggak tidur di kasur butut ini. Alhamdulillah……

Tak ada kata lain selain bersyukur atas segala nikmat yang Allah berikan. Semua akan indah pada waktunya, semua akan ada akhirnya. Akan digantikan dengan sesuatu yang baru yang jauh lebih baik. Alhamdulillah, terima kasih Ya Allah.

Selamat tinggal Kasur Butut….

– tamat –
CINTA DALAM SELEMBAR KASUR BUTUT (SERIAL KASUR BUTUT #1)
KABARNYA SI KASUR BUTUT (SERIAL KASUR BUTUT #2)
KASUR ANGIN KEMPES…..OOH….NO!! (SERIAL KASUR BUTUT #3)
KASUR BUTUT BARU 🙂 (SERIAL KASUR BUTUT #4)
SI KASUR BUTUT MASIH MENEMANI KAMI (SERIAL KASUR BUTUT #5)

Advertisements

Author:

seorang ibu, suka membaca,menulis, jalan-jalan, mencoba berbagai kuliner, olah raga, dan sangat mendukung pemberian ASI eksklusif serta penggunaan obat secara rasional /RUM (Rational Use of Medicine)

4 thoughts on “Perpisahan Dengan Si Kasur Butut (Serial Kasur Butut #6 -Tamat)| #NulisRandom2015

Terima kasih ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s