Posted in #NulisRandom2015, Balikpapan

Tips Packing Pindahan | #NulisRandom2015

Pengumuman mutasi itu bak sebuah misteri yang bisa kapan saja keluar. Nggak ada yang tahu dan nggak bisa ditebak. Hanya Tuhan dan PIC pembuat keputusan yang mengetahuinya.

Lalu apa setelah mutasi?

Ya buru-buru berkemas lah, karena kita hanya punya waktu maksimal sebulan untuk segera angkat kaki dari rumah dinas ini.  Atau bisa lebih cepat kalau pak suami sudah menerima surat pelantikan di tempat yang baru.

Oh iya, jadi begini…supaya nggak acak-acakan, setelah ada pengumuman mutasi saya dan suami langsung membuat perencanaan pindah. Ini penting sekali agar pekerjaan kita rapi, tidak ada barang yang tertinggal dan bisa berangkat sesuai jadwal. Karena kita harus memadukan antara jadwal barang bisa diangkut kapal, jadwal pengurusan dokumen sekolah dan jadwal pak suami harus dilantik di tempat baru.

Biasakan untuk membuat beberapa alternatif rencana (rencana A,B,C,D dan seterusnya), jadi kalau di tengah jalan terjadi hal-hal yang nggak sesuai dengan yang sudah kita rencanakan, kita nggak  be-te. Tinggal pindah ke rencana selanjutnya. Ingat! Perasaan be-te hanya akan membuang-buang waktu dan merugikan kita.

Kita harus aktif untuk mengurus urusan sekolah, mencari cargo dan lain-lain. Jangan malu untuk bertanya kepada siapa saja yang berhubungan dengan hal tersebut. Biar aja kalau saat itu kita dianggap ‘kepo’ atau SKSD (sok kenal sok dekat), orang kita lagi butuh kok.

Hal yang pertama kami kerjakan adalah menghadap ke kepala sekolah untuk mengurus surat-surat pindah sekolah. Sementara suami saya mencari sekolah di tempat yang baru.

Untuk keperluan packing, siapkan kardus-kardus kosong. Usahakan mencari kardus yang berukuran besar dan tebal agar barang-barang kita aman di dalamnya selama dalam perjalanan. Untuk Balikpapan bisa mencari di daerah kilo 6 dengan harga murah . Tapi kemarin saya dibantu oleh Mba Erna mendapatkan kardus besar dan tebal (thanks Mba Erna).

Jangan lupa sediakan lakban, tali rapia, kapur barus dan koran bekas yang cukup supaya kita nggak bolak-balik ke warung untuk membeli perlengkapan tersebut. Kalau bolak-balik ke warung waktu kita bisa habis dan keburu capek.

Di rumah saya mulai membereskan barang-barang. Dimulai dari buku, buku-buku dipilih-pilih mana yang mau dibawa mana yang mau ditinggalkan (dibuang or diberikan ke orang).

Buku-buku dan tas-tas yang sudah dipilih masukkan ke dalam kardus dan langsung dilakban dengan rapi, lalu beri nomor. Selanjutnya adalah membongkar mainan anak-anak, sepatu-sepatu dan perabotan dapur. Perabotan pecah belah harus dibungkus kertas koran satu persatu lalu masukkan ke dalam kardus. Jika sudah siap, segera masukkan dalam kardus dan diberi nomor, begitu seterusnya.

Jika akan membawa kulkas, pastikan dua hari sebelum kulkas dipacking dalam kardus kosongkan terlebih dahulu isi kulkas, cabut listriknya. Bersihkan terlebih dahulu kulkasnya, cuci semua rak-raknya, dan dilap bagian dalamnya. Lalu keringkan dengan lap kering yang bersih. Ini dilakukan agar kulkas tidak bau, dan nanti kalau tiba di tempat tujuan perasaan kita akan lebih senang karena melihat kulkas kita bersih.

Kalau kardus tv, kulkas, mesin cuci dan peralatan eletronik lainnya sudah rusak, jangan putus asa. Kita bisa kok bikin kardus sendiri. Caranya dengan menyambung-nyambungkan kardus-kardus yang ada sesuai ukuran peralatan yang akan dibungkus. Makanya carilah kardus yang tebal dan besar. Jangan lupa untuk tv bagian kacanya dibungkus menggunakan sprei supaya tidak pecah atau tergores-gores.

Jika baju akan dimasukkan ke dalam kardus, sebaiknya dibungkus terlebih dahulu menggunakan plastik besar, lalu di dalamnya diberi kapur barus supaya nggak apek.

Jangan lupa ya beri nomor dan tulis alamat yang dituju di setiap kardusnya. Dan berikan tanda jika di dalamnya adalah barang pecah belah. Kalau semuanya sudah siap, tinggal menelpon bagian cargo untuk menjemput barang kita.

Dan yang paling penting adalah banyak-banyak berdoa minta pertolongan Tuhan supaya memberikan kemudahan, kelancaran dan kesehatan kepada kita dalam mengurus semua persiapan pindahan.

 

Advertisements

Author:

seorang ibu, suka membaca,menulis, jalan-jalan, mencoba berbagai kuliner, olah raga, dan sangat mendukung pemberian ASI eksklusif serta penggunaan obat secara rasional /RUM (Rational Use of Medicine)

Terima kasih ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s