Posted in #BukanSuperMom, curcol, Sahabat

Jangan Lupakan Hal Ini, Ibu | Dalam Rangka Hari Ibu 22 Desember

me and my friends
“selamat hari ibu”

Ibu, di pundak seorang ibu terdapat kemuliaan dan pengorbanan yang tidak mungkin terbalaskan oleh anaknya. Kasih sayang ibu, mengantarkan anak-anak menjadi manusia seutuhnya di masa depan. Saya bisa seperti sekarang ini adalah berkat perjuangan dan doa dari ibu saya. Dan semua orang (termasuk saya) yang hari ini mengucapkan “Selamat Hari Ibu” memiliki perasaan sama dan berkeinginan mengungkapkan rasa terima kasih kepada ibu atas semua jasa-jasanya.

Pada kesempatan ini saya tidak akan menulis tentang sosok ibu atau ibu mertua saya. Kali ini saya ingin menulis sedikit tentang hal-hal yang sering kali dilupakan oleh ibu dalam menjalani tugasnya sehari-hari. Jangan khawatir, ini bukan tentang working mom versus full time mom, tapi ini tentang semua orang yang disebut ibu.

Ketika saya menjadi seorang ibu, secara alami dari dalam diri saya muncul naluri keibuan. Naluri yang berupa perasaan kasih sayang, perasaan ingin melindungi, menjaga dan merawat anak saya. Perubahan dalam diri saya pun terjadi, kalau dulunya saya bisa digolongkaan sebagai makhluk yang cuek, setelah menjadi ibu saya tidak lagi demikian. Saya berubah 180 derajat. Pikiran tentang anak mendominasi 90% isi kepala saya. Saya anak sulung dan termasuk orang yang cuek, saya awam sekali dengan urusan anak. Tapi sejak memiliki anak, saya mulai mencari tahu bagaimana A sampai Z tentang seluk beluk merawat anak.

Sejak saat itu waktu yang saya miliki tidak sepenuhnya milik saya, karena sebagian besar saya gunakan untuk mengurus anak-anak dan suami. Mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi. Saya yakin nggak cuma saya tapi hampir semua ibu selalu bangun lebih pagi dan tidur paling malam dari pada suami dan anak-anaknya.

Menjadi ibu harus memiliki tubuh yang kuat, bagaimana tidak? Setiap hari jam tidurnya kurang, beban pekerjaan rumah (dan kantor bagi working mom) sangat besar, belum lagi harus mengurus anak, menjadi manager keuangan rumah tangga, guru privatnya anak-anak, sopir pribadi antar jemput anak dan seterusnya nggak ada habisnya. Tapi sering mendengar tidak, banyak ibu yang lupa mengurus dirinya sendiri? Karena semua waktu dan tenaganya terkuras demi mengurus suami, anak, rumah tangga.

Kalau lagi kumpul sama teman-teman sesama ibu, di sela-sela ngobrol ngalor ngidul suka terselip percakapan seperti ini :
“Aku nggak sempat sarapan, tadi di rumah sibuk ngurusin anak mau sekolah dan suami yang mau berangkat ke kantor.”
Ya sebetulnya nggak jauh-jauh sih contohnya saya sendiri :D. Dan saya nggak sendirian, karena banyak teman-teman saya sesama ibu yang juga seperti saya, lupa mengurus diri sendiri.

Contoh : saya setiap pagi memasak bekal makan siang untuk suami dan anak-anak, tapi saya sering lupa memasak makan siang untuk saya sendiri akhirnya saya sering makan mie instan *kayak anak kost aja* padahal keseringan makan mie instan nggak bagus untuk kesehatan. Waktu menunggu anak di sekolah seharian, saya suka lupa minum air putih akibatnya saya dehidrasi. Badan saya suka tiba-tiba drop *ya itu sih salah sendiri* iya sih. Tapi mengerti kan kenapa saya sampai lupa sama diri saya sendiri? Karena saya lebih memikirkan orang lain, yaitu anak dan suami. Tapiii…kalau sudah drop kan kasihan anak-anak dan suami jadi keteteran, nah loh!

Menurut saya kurang tepat kalau seorang ibu harus mengorbankan segala-galanya untuk keluarga sampai-sampai melupakan dirinya sendiri. Bukan apa-apa, seorang ibu kan dituntut untuk kuat jasmani dan rohani untuk menjalankan semua tugas dan kewajibannya. Usahakan untuk hidup seimbang dan tidak berlebihan *self reminder*. Dan berikut hal-hal yang menurut saya tidak boleh dilupakan oleh seorang ibu dalam kesehariannya :

1. Tepat waktu dalam menjalankan shalat 5 waktu
Tugas ibu itu banyakkk sekali dan rasanya nggak ada habisnya. Sampai muncul istilah “Rasanya 24 jam itu masih kurang”. Masih banyak ibu *termasuk saya* yang suka menunda shalat karena tanggung lagi ngerjain ini…sebentar lagi selesai, padahal urusannya itu tidak kunjung selesai sampai suara adzan berkumandang. Disitulah ibu baru sadar…astagfirullah, aku belum sempat shalat, sudah adzan lagi. Saya salut sama Mama saya, sesibuk apa pun selalu shalat di awal waktu. Ketika adzan berkumandang beliau tinggalkan pekerjaannya lalu cepat-cepat mengambil air wudhu dan shalat. Mama bilang, biasakan kalau dengar adzan cepatlah wudhu dan shalat, jangan menunggu ini itu, kalau sudah shalat hati jadi lebih tenang dan pekerjaan cepat selesai.

2. Makan makanan bergizi dan jangan lupa banyak minum air putih.
Makan makanan bergizi sering kali dilupakan oleh ibu, padahal ibu yang memasak makanan dan mengharuskan anggota keluarga menyantap makanan yang bergizi, biar nggak gampang sakit katanya, tapi kenapa ibu sering kali lupa untuk mengkonsumsi makanan yang bergizi? Minum air putih yang banyak untuk mencegah dehidrasi, membuat kulit menjadi segar dan membantu dalam melakukan diet. Anak-anak aja setiap hari dibekali satu botol ukuran 1 liter yang isinya air putih dan mereka habiskan selama di sekolah, kenapa ibu sampai lupa nggak minum air putih seharian?

3. Olah raga teratur
Olah raga akan menjadikan tubuh ibu menjadi sehat dan bugar, selain itu membuat ibu awet muda. Tapi sering kali ada saja alasan untuk tidak berolah raga secara teratur. Akibatnya ibu sering mengeluh pusing dan sebagainya, coba deh olah raga supaya peredaran darahnya lancar.

4. Punya ‘Me Time”
Punya waktu sendiri untuk memanjakan diri itu penting untuk seorang ibu. Gunanya untuk refreshing, supaya ibu nggak jutek menghadapi rutinitas yang itu-itu saja di rumah. Coba luangkan waktu untuk melakukan sesuatu yang membaut ibu senang, misalnya ke salon, beli baju, bertemu dengan teman-teman, membaca novel, berkebun, merajut dan lain-lain. Oh iya, menurut salah seorang sahabat saya ‘me time’ yang sehat itu adalah yang tidak mengganggu dan merusak hak orang lain. Jadi, sediakan waktu yang cukup nggak usah sampai berlebihan ingin ‘me time’ terus, nanti kasihan anak dan suami nggak keurus.

5. Pintar membagi waktu
Mungkn kuncinya disiplin ya, karena waktu sehari semalam hanya tersedia 24 jam. Dalam 24 jam tersebut, ibu harus bisa mengatur kapan waktunya mengurus keluarga, kapan harus beribadah, kapan harus olah raga kapan harus ‘me time’ dan lainnya.

Kira-kira 5 hal di atas menurut saya tidak boleh dilupakan oleh seorang ibu (ada yang mau nambahin? Silahkan ya!). Mudah-mudahan kita semua bisa menjadi ibu yang mampu mendampingi suami dan membesarkan serta menuntun anak-anak kita menjadi anak-anak yang soleh dan berhasil di kemudian hari.

Terima kasih yang tak terhingga saya sampaikan untuk Mama dan Mama Mertua saya atas pengorbanan dan doa tiada henti yang kalian panjatkan untuk kami anak-anak mu. Semoga Mama dan Mama Mertua sehat-sehat dan bahagia selalu….aamiin ya robbal alamin.

Untuk teman-teman ku sesama ibu, “Selamat Hari Ibu!”

Advertisements

Author:

seorang ibu, suka membaca,menulis, jalan-jalan, mencoba berbagai kuliner, olah raga, dan sangat mendukung pemberian ASI eksklusif serta penggunaan obat secara rasional /RUM (Rational Use of Medicine)

8 thoughts on “Jangan Lupakan Hal Ini, Ibu | Dalam Rangka Hari Ibu 22 Desember

  1. Peran ibu memang luar biasa ya :’ Yah, kami laki-laki nggak bisa apa-apa deh tanpa seorang ibu :’

    Itu peran seorang ibu yang jangan dilupakan yang bagian ‘harus pandai membagi waktu’ itu tantangan berat banget ya mbak :’)

    Like

  2. Ternyata senasib kita. Jadi ftm tanpa asisten itu sesuatu banget mbak. Kalau nggak pinter2 nya kita mengatur bisa ambruk kitanya.

    Semua ibu memang dilahirkan buat jadi multitasker. Jadi nikmati saja…

    Like

Terima kasih ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s