Posted in Renungan

Resolusi 2016

Gara-gara membaca postingan Ibu ini saya jadi kepikiran terus mengenai nasib blog-blog saya.

Saya menulis blog dari tahun 2005,  ini blog saya yang pertama NooR FaMiLy . Isinya semacam diary tentang aktivitas saya sehari-hari sebagai working mom yang harus menjalani Long Distance Realtionship (LDR) dengan suami dan punya dua anak laki-laki yang waktu itu masih balita dan batita.

Kemudian tahun 2006 saya membuat blog khusus membahas soal dapur (waktu itu saya hobby bikin kue) di BeRmAiN Di DaPuR-lah hasil karya kue buatan saya diabadikan (mulai dari resep sampai kadang terselip kisah di balik pembuatannya ).

Di tahun yang sama saya membuat blog di Multiply (MP) yang saya beri judul “Kampanye ASI Si Ibu” berisi tentang kisah saya dan teman-teman di pabrik yang berjuang untuk ASI Eksklusif. Sayang gara-gara masalah sepele (waktu lagi mau posting si bungsu ikut pencet-pencet keyboard…dilalah, taunya blog MP saya terhapus). Hanya ada satu tulisan yang bisa diselamatkan karena saya menuliskannya menggunakan pena dan kertas dan sahabat saya mengetik ulang tulisan tentang Perjuangan ASI Mbak Kemijem.

Tahun 2010 saya membuat blog lagi Noor Family isi blog saya masih tentang cerita keseharian saya. Hanya yang ini berbeda dengan yang di blogspot. Kali ini saya banyak bercerita tentang suka duka saya setelah menjadi full time mom. Ya kebanyakan curhat sih isinya, maklum masih umur dua puluhan, masih muda…hehehe. Selain tentang curhat menjadi FTM, isi blog ini juga tentang pengalaman saya pindah ke luar pulau.

Bersamaan dengan blog ini saya juga membuat blog yang isinya tulisan fiksi saya di sini . Blog ini sengaja tidak saya publish karena belum pe-de 😀 😀 😀

Saya sempat vakum menulis karena satu dan lain hal. Bahkan saya berniat tidak akan menulis blog lagi. Ternyata saya nggak tahan, akhirnya lahirlah blog ini tahun 2014. Iya, usia blog ini masih muda tapi yang menulis sudah tidak muda 😀 . Isinya kebanyakan renungan tentang kehidupan yang terjadi di depan mata saya sehari-hari. Kalau pun curhat nggak seperti jaman dulu yang rasanya lebih berani mengungkapkan sesuatu. Kalau sekarang saya lebih banyak berpikir dan mencari kata-kata yang lebih halus.

Saya suka berbagi dan menulis, mungkin karena itu saya tidak punya target apa-apa dalam nge-blog (termasuk menjadikan blog saya sebagai penghasilan tambahan). Pokoknya saya ingin berbagi dan menulis, itu saja titik. Kalau ada yang tahu blog saya sejak awal, mungkin paham bahwa blog saya adalah kisah perjalanan hidup saya. Blog yang lama sengaja tidak saya hapus dan saya diamkan saja, paling saya beri tanda bahwa blog saya sudah pindah ke alamat baru. Sebetulnya ini tanda bahwa saya sudah ke tahap kehidupan selanjutnya. Masa lalu adalah cambuk dan pelajaran berharga agar saya bisa melangkah ke masa depan lebih baik lagi. Apa yang saya tulis di blog adalah warisan untuk orang-orang yang saya cintai, siapa lagi kalau bukan suami, anak-anak dan keluarga besar kami. Ada banyak kisah, pengalaman dan kenangan di dalamnya. Saya bisa mati kapan saja, tapi tulisan ini harus terus ada untuk anak cucu saya nanti.

Kembali ke paragraf pertama mengenai kerisauan saya, saya harus bersiap dari sekarang untuk menyelamatkan tulisan-tulisan saya ini. Kayaknya ini bakalan menjadi resolusi di tahun 2016, semoga.

Advertisements

Author:

seorang ibu, suka membaca,menulis, jalan-jalan, mencoba berbagai kuliner, olah raga, dan sangat mendukung pemberian ASI eksklusif serta penggunaan obat secara rasional /RUM (Rational Use of Medicine)

30 thoughts on “Resolusi 2016

  1. makasih di mention….kalau saya pilih mengkaramkan kapal (blog) bersama kaptennya, ..takut jadi pembicaraan..sistem hostingan sangat memudahkan. hmm tapi mungkin akan saya simpan hard copy untuk kenang2an keturunan..*tsahh*

    Like

  2. Ternyata sudah blogger kawakan ya mbak, saya mah masih amatiran, ngeblog juga buat buang rasa bosan sama sosmed, nulis kalo sempat saja, sambil ngajari anak2 nulis juga..semoga sukses semua resolusimu ya mbak..aamiin

    Like

  3. Salim dulu sama blogger senior…

    Pantasaaann.. kadang tuh Mbak Ira komen pakai akun yg pakai jilbab ijo itu ya? Sy kunjungan balik koq tulisannya udah lamaaa gak update. Akhirnya gak komen.. Tenang Mbak.. nanti sy tebus main ke postingan sebelum ini lg.. hehe..

    Oh ya, buat nyelamatin tulisan bisa di-back up. Tapi gak tau ding kalau WP..

    Like

    1. Salim juga Irly 🙂 biasa aja kalee, nggak usah pake senior junior, soalnya saya justru banyak belajar dari yang baru ngeblog.
      Nah itu dia Irly, saya kalo BW suka dari hp, giliran mo komen di beberapa blog nggak ngerti kenapa kok alamat yg saya tinggalin alamat blog lama saya yg pake jilbab ijo.
      Trims Irly 🙂

      Like

Terima kasih ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s